Laporan Kewirausahaan Jaya Lestari

Tugas Laporan Mata Kuliah Kewirausahaan

USAHA CEMILAN JAYA LESTARI

Dosen Penanggung Jawab :

Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si.

Oleh :

Winda Ramadhani

191201081

Hut 2D

 

 

 

 

 

 

 

 

PROGRAM STUDI KEHUTANAN

FAKULTAS KEHUTANAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2020

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah Swt yang telah memberikan rahmat dan karunia–Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan tugas  laporan yang berjudul “ Pengusaha Cemilan Jaya Lestari” ini tepat pada waktunya. Laporan ini disusun sebagai salah satu tugas yang harus diselesaikan di Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara.

Penulis mengucapkan terimakasih kepada dosen penanggung jawab mata kuliah Dr. Agus Purwoko., S.Hut., M.Si. yang telah memberikan materi dengan baik sehingga laporan ini dapat selesai. Juga kepada asisten yang telah memberikan bimbingan kepada penulis. Penyelesaian laporan ini dengan memperoleh informasi dari berbagai pihak dan sumber dari buku, asisten serta teman – teman.

Akhir kata penulis ucapkan terimakasih kepada pihak – pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan laporan ini. Dengan penuh kesadaran mengenai segala kekurangan penulis siap menerima saran dan kritik demi perbaikan laporan ini. Semoga laporan ini bermanfaat bagi pembaca maupun pihak lain.


 

                                                                                                     Medan,   Juni 2020

                                

 

Penulis

                                     

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Kewirausahaan dapat dilakoni dan di pelajari siapapun. Latar belakang ilmu yang dikuasai seseorang bukanlah halangan untuk berwirausaha. Praktik kewirausahaan intinya adalah melihat sebuah peluang menjadi awal suatu ide untuk menancapkan sebuah roda usaha. Namun , hal itu perlu ditindak lanjuti dengan upaya eksploitasi peluang sehingga menciptkan keuntungan yang menjanjikan. Dalam hal ini, tidak semua orang mampu melihat peluang usaha.  Wirausaha merupakan pengambilan risiko untuk menjalankan usaha sendiri dengan memanfaatkan peluang-peluang untuk menciptakan usaha baru atau dengan pendekatan yang inovatif sehingga usaha yang dikelola berkembang menjadi besar dan mandiri dalam menghadapi tantangan persaingan (Yusuf, 2006).

Dengan menciptakan bentuk organisasi baru  atau mengolah bahan baku baru. Orang tersebut melakukan kegiatannya melalui organisasi bisnis yang baru ataupun yang telah ada. Dalam deinisi tersebut ditekankan bahwa kewirausahaan adalah orang yang melihat adanya peluang kemudian menciptakn sebuah organisasi untuk memanaatkan peluang tersebut. Sementara itu, proses kewirausahaan adalah meliputi semua kegiatan fungsi dan tindakan untuk mengejar serta memanfaatkan peluang dengan menciptakan suatu organisasi (Hendro,2011).

Dari beberapa penelitian mengedintifikasi bahwa pemilik bisnis mikro, kecil, atau percaya bahwa mereka cenderung bekerja lebih keras, menghasilkan lebih banyak uang, dan lebih membanggakan daripada bekerja di suatu perusahaan besar. Sebelum mendirikan usaha, setiap calon wirausaha sebaiknya mempertimbangkan  manfaatkepemilikikan bisnis mikro, kecil atau menengah.Orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha pada industri kecil menengah. Motivasi seseorang dalam berwirausaha, yaitu faktor pull ad push (Glancey et al., 1998).

1.2  Rumusan Masalah

1.      Bagaimana profil usaha dari narasumber ?

2.      Apa saja penghargaan dan prestasi dari narasumber ?

3.      Apa saja kiat dan teknik yang digunakan oleh narasumber dalam menjalankan usahanya ?

1.3  Tujuan

Tujuan dari pembuatan laaporan ini adalah unuk mengetahui bagaimana memulai suatu usaha dengan baik dan apa saja strategi atau kiat yang kita gunakan dalam meraih kesuksesan dalam berwirausaha di jaman sekarang ini, yang begitu banyak para wirausahawan di luar sana yang memiliki kemampuan yang bagus sehingga kita dapat bersaing secara sehat di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi pada saat ini.

BAB II

ISI

2.1 Profil Usaha Narasumber

            Jumiati lahir di desa Payalombang kabupaten Serdang Bedagai pada tahun 1970. Saat ini ibu Jumiati telah menginjak usia setengah abad atau 50 tahun. Ia adalah seorang wirausaha di bidang kuliner atau lebih tepatnya usaha makanan ringan bisa disebut juga makanan cemilan. Usaha Jaya Lestari didirikan oleh ibu Jumiati pada tahun 2010 yang berada di jalan Gunung Arjuna, Tebing-Tinggi. Dalam menjalankan suatu usaha ibu Jumiati harus bekerja keras untuk membuat usahanya berjalan dengan baik.

                                                                        

Gambar 1. Jumiati ( Narasumber )

    Dalam pendidikan formal, ibu Jumiati tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan dikarenakan biaya dan harus bekerja dan membiayai sekolah adik-adiknya. Setelah menikah dan memiliki 2 anak ibu jumiati baru mendirikan usahanya. Jaya lestari merupakan nama yang diambil agar usahanya dapat memberikan rezeki serta dapat jaya dan sekses. Awalnya ibu Jumiati adalah seorang ibu rumah tangga, ia tak pernah menganggap kemahirannya dalam memasak dan membuat cemilan menjadi peluang usaha untuknya. Namun suami ibu Jumiati menyarankan untuk membuat usaha cemilan kecil-kecilan dari kemahirannya membuat makanan terasa lezat. Siapa sangka saat ini usaha yang ia jalankan dapat berjalan dengan baik.

      Dalam menjual  dan memasarkan produknya bukanlah hal yang mudah dilakukan, banyak para wirausaha yang gagal dalam memasarkan produknya dan tidak mampu besaing dengan wirausaha yang lain. hal itu merupakan kendala yang sering terjadi dalam berwirausaha. Maka dari itu ibu Jumiati tetap sabar memasarkan produknya mulai dari ia kenalkan pada kerabat, keluarga dan ke tetangga-tetangga. Setelah banyak yang mengenal usahanya banyak toko-toko yang bekerja sama.

            Selain menjual berbagai cemilan seperti roti ketawa, unter-unter, kue bawang, kacang tojin, morka rasa kare.  Usaha Jaya Lestari juga menjual tepung dari bahan baku singkong yang bekerja sama dengan kelompok tani dan ketapang. Di samping aktif berwirausaha ia juga aktif bertani dan berkabung dengan kelompok tani lainnya. Dan kini usaha tani nya membuahkan hasil dengan memproduksi dan menanam singkong sendiri banyak keuntungan yang ia dapatkan, bukan hanya keuntungan yang ia dapatkan tetapi juga bisa memperhatikan kualitas singkong dan memilah singkong yang memiliki kualitas yang baik

            Modal awal yang dikeluarkan oleh ibu Jumiati sebesar Rp 100.000. Dengan uang segitu ia membuat kue bawang yang merupakan produk andalannya yang kini menjadi makanan pavorit para konsumennya. Saat ini keuntungan usaha yang dihasilkan Jaya Lestari mencapai Rp 8.000.000/ bulan. Dalam mengelola keuangan dan modal ibu Jumiati menggunakan uangnya sendiri dikarenakan ia tidak ingin kepikiran punya hutang di tempat lain yang suatu saat bila ia tidak sangup membayar maka akan dikenakan sanksi. Para pekerja usaha Jaya Lestari sebanyak 5 orang

            Kini penjualan Jaya Lestari menurun dikarenakan pandemi Covid-19 yang tengah tak kunjung hilang. Banyak produk-produknya yang nunggak bahkan saat ini sangat sulit menjualkan produknya banyak toko dan kedai yang tutup. Namun ia tak akan menyerah dan memutuskan untuk mengeluarkan produk baru dan semakin meningkatkan kualitas produk yang ia hasilkan. Saat inilah cobaan dalam berwirausaha di tengah Covid-19. Mampu bertahan dan bersaing adalah tujuan utama dalam berwirausaha.

Gambar 2. Kue bawang                                                                                                                    Gambar 3. Kacang Tojin

    

Gambar 4. Morka Rasa Kare
Gambar 5. Roti Ketawa
 

Gambar 6. Tepung Tiwul                                                                                                                  Gambar 7. Tepung Mokaf

2.2 Prestasi/ Kesuksesan Narasumber

            Usaha Jaya Lestari memiliki banyak prestasi walaupun usaha rumahan yang di rintis dari sangat kecil. Kini produk yang telah dijual Jaya Lestari perbulannya mencapai 750 pieces. Usaha Jaya Lestari kini telah memenangkan perlombaan PRSU atau Pekan Raya Sumatera Utara. Selain itu usaha Jaya Lestari juga ditunjuk oleh Pemko Tebing-Tingi untuk membina para wirausahawan kecil lainnya dalam menjalankan usaha dengan baik, dan mendaptkan uang hasil binaan tersebut sebesar Rp 6.000.000.

            Kiat sukses dalam menjalankan usaha, Jaya Lestari yang didirikan oleh ibu Jumiati pada tahun 2010 merupakan suatu hal yang menjadi pondasi penting baginya untuk mencapai suatu keberhasilan dalam berwirausaha. Ia berkomitmen dalam hal yang utama dalam produk adalah kualitas dari bahan-bahan yang dijadikan produknya. Bahan yang berkualitas akan menghasilkan produk yang berkualitas pula, dan ia telah membuktikan bahwa dalam berwirausaha selain jujur, gigih dan bekerja keras juga merupakan kunci keberhasilan. Apalagi dalam mengawali usaha kita harus memiliki sifat jujur dan pekerja keras dan pantang

menyerah.

2.3 Teknik dan Pendekatan Kreatif dalam Mengahadapi Pandmi Covid-19

            Adapun teknik yang digunakan dalam usaha ini dalam menghadapi paandemi Covid-19 adalah dengan menggunakan sistem antar pesanan dengan menggunakan sosial media seperti WhatApp dan juga melalui telepon biasa. Setiap ada yang memesan maka usaha Jaya Lestari menggunakan jasa kurir untuk mengantarkan produknya, dan memastikan kebersihan dalam pembuatan produk dan sementara waktu menghentikan para pekerja, agar menghindari dampak penyebaran Covid-19 ini dengan memproduksi sendiri tanpa bantuan para pekerja.

BAB III

PENUTUP

1.1  Kesimpulan

1.      Usaha Jaya Lestari didirikan oleh ibu Jumiati dan telah 10 tahun berjalan.

2.      Modal awal yang dikeluarkan oleh usaha Jaya Lestari adalah sebesar Rp 100.000.

3.      Keuntungan yang dihasilkan usaha Jaya lestari telah mencapi Rp 8.000.000/perbulan.

4.      Usaha Jaya Lestari ditunjuk oleh Pemko Tebing Tinggi untuk membina para wirausahawan kecil.

5.      Dalam mengawali usaha sifat yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan

adalah jujur, gigih, bertanggung jawab dan pantang menyerah.

1.2  Saran

    sebaiknya dalam memulai usaha maka utamakanlah kepuasan konsumen serta wirausahawan harus memiliki sifat yang jujur, gigih, bertanggung jawab dan pantang menyerah. Dalam merintis usaha bukanlah suatu hal yang instant untuk meraih kesuksesan, jadi kita harus sabar dan terus berikhtiar. 

DAFTAR PUSTAKA

Hendro, 2011. Dasar-Dasar Kewirausahaan. Erlangga. Jakarta.

Glancey K, Greig M, Pettigrew M. 1998. Enterpreneurial Dynamics in Small

Business Service Firms. Internationalof Journal of Enterpreneurial Behavior and Research. 4(3):53-54. 

Yusuf, Nasrullah. 2006. Wirausaha dan Usaha Kecil. Modul. Jakarta.


 


Komentar

  1. Sangat bagus, bisa memotivasi untuk calon wirausaha.

    BalasHapus
  2. Wah.. keren, memotivasi jadi pengen berwirausaha

    BalasHapus
  3. Mantuy, cocok buat referensi bagi yg mau berwirausaha

    BalasHapus
  4. Sangat menginspirasi untuk kalangan anak muda yg sedang mengembangkan usahanya.

    BalasHapus
  5. Good, kalau main ketebing bakal di coba ni kue bawang jaya lestari

    BalasHapus
  6. Bagus sekali. Meningkatkan minat Saya untuk berwirausaha. Semoga lebih bagus lagi pada tulisan Anda selanjutnya, semangat ✨

    BalasHapus
  7. bagus 👏🏻, sangat bermanfaat dalam berwirausaha di kalangan remaja dan menginspirasi dalam berwirausaha . dapat meningkatkan minat saya untuk berwirausaha .

    BalasHapus
  8. Sangat bermanfaat dan memotivasi diri sendiri untuk belajar berwirausaha

    BalasHapus
  9. Keren nih bagus sangat menginspripasi untuk memulai usaha. Tulisannya juga bagus, ditunggu karya" selanjutnya

    BalasHapus

  10. Sangat bermanfaat untuk pengusaha muda 👍

    BalasHapus
  11. Waw keren nie... Sangat bagus... Bisa buat referensi... Dan dapat memotivasikan diri saya untuk berwirausaha.

    BalasHapus

Posting Komentar